SD Negeri Cipayung 07 petang

Tetap semangat dalam berkarya

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

UN.SD.Resmi.Ditiadakan

Oleh Admin 27-05-2013 11:29:33

JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai tahun ajaran 2013/2014, ujian nasional sekolah dasar (SD) resmi ditiadakan. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia pada pekan lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai tahun ajaran 2013/2014, ujian nasional sekolah dasar (SD) resmi ditiadakan. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia pada pekan lalu.

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibrahim Bafadal mengatakan, meski UN ini ditiadakan, bukan berarti tidak ada alat evaluasi bagi anak-anak yang duduk di bangku SD ini untuk ke jenjang selanjutnya.

"Benar ada PP tersebut. Tapi bukan berarti UN hilang lalu tidak ada ujian sama sekali. Bukan seperti itu," kata Ibrahim kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2013).

Dengan demikian, mulai tahun depan anak-anak SD tidak lagi akan direpotkan dengan UN. Namun, UN jenjang SMP dan SMA tetap akan ada seperti biasa. Penghapusan ini ada kaitannya

 

Bentuk Baru UN SD Masih Tunggu Konvensi Pendidikan

Rabu, 15 Mei 2013, 22:39 WIB

Komentar : 0

 

Republika/Agung Supriyanto

 

Ujian Nasional SD (ilustrasi).

A+ | Reset | A-

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bentuk baru ujian nasional (UN) untuk SD masih belum ditetapkan. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Ibnu Hamad mengatakan penetapan formula baru ujian kelulusan tersebut menunggu konvensi pendidikan yang akan digelar September mendatang.

"Peniadaan UN SD pada PP No 32/2013 itu mengandung dua makna. Pertama UN SMP dan SMA masih terus ada. Kedua UN SD ditiadakan dan akan dicari bentuk barunya pada konvensi pendidikan," jelas Ibnu ketika dihubungi Rabu (15/5).

Menurutnya, pada konvensi tingkat nasional itu tidak hanya membahas bentuk baru UN SD saja. Tapi juga isu-isu pendidikan lainnya. Kemendikbud juga akan mengundang berbagai tokoh yang peduli terhadap pendidikan. Termasuk pemerhati dan pengamat pendidikan yang sering mengkritisi kebijakan pendidikan.

"Nanti akan dibahas bentuk barunya seperti apa dan siapa yang menyelenggarakan," kata Ibnu.

Reporter : Fenny Melisa

Redaktur : Mansyur Faqih

http://www.republika.co.id